15 ANAK PUNK DIPULANGKAN

Kemaren petugas Satpol PP merazia  15 anak punk di salah satu wilayah Kota Palangka Raya. Kehadiran mereka dianggap  meresahkan sehingga diantar ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.  Secara logika, dengan berpenampilan rambut mohawk, pakaian hitam yang compang-camping, sepatu boots, rantai , anting, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, sewajarnya jika anak anak tersebut menimbulkan kesan negatif di mata masyarakat pada umumnya.

Dari hasil asesment petugas Dinas Sosial Kota Palangka Raya, mereka berasal dari berbagai macam propinsi  wilayah jawa, sulawesi dan sumatera, yang kebetulan melewati Palangka Raya setelah menghadiri acara komunitas mereka di wilayah lain. Mereka tidak bermaksud menetap di Palangka Raya , dan dalam perjalanan akan pulang ke masing-masing daerahnya ditertibkan oleh petugas Satpol PP. 

Komunitas ini memang nyata adanya di Indonesia, namun yang menetap dan berada di Palangka Raya sendiri belum ada.  Mereka memilih menjadi kelompok minoritas dengan aturan yang mereka buat  sebagai bentuk ekspresi mencari jati dirinya dengan melawan arus kehidupan normal yaitu hidup bebas tanpa aturan yang mengikat.

Dan sungguh sangat disayangkan, mereka masih sangat muda, memisahkan diri dari keluarga yang semestinya memberikan kasih sayang dan perlindungan.

Akhirnya Dinas Sosial Kota Palangka Raya memfasilitasi mereka dengan mengantar mereka ke Banjarmasin.

Melihat keberadaan komunitas tersebut,  mari lindungi anak-anak kita dari pengaruh negatif yang bisa membuat mereka kehilangan masa depannya. Dalam hal ini keluarga sangat memberi pengaruh penting terhadap perkembangan anak.  Pengasuhan yang tepat terhadap anak dalam setiap tumbuh kembangnya, mengarahkan serta memfasilitasi segala kebutuhan anak,  akan membuat anak merasa nyaman saat berada di lingkungan keluarga, dan akhirnya mereka tumbuh dengan rasa percaya diri. Sentuhan perhatian, menjadi kawan dan mendampingi mereka dalam setiap permasalahan, akan membawa mereka menuju kehidupan terbaiknya.

 

Tinggalkan Balasan