22 ORANG TERJARING PENERTIBAN TUNA SUSILA DAN DIANTARANYA POSITIF MENGGUNAKAN NAPZA

Malam yang dingin tidak menyurutkan semangat  Tim Penanganan Penertiban Serta Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), Gelandangan, Pengemis, Tuna Susila dan Anak Jalanan untuk melakukan penertiban tuna susila di daerah Kota Palangka Raya. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, (27/06/2019) dimulai pada jam 21.00 WIB dan selesai pada jam 02.30 WIB dini hari. Tim Penanganan ini terdiri dari Dinas Sosial Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Polresta Palangka Raya, Satpol PP, TNI dan BNN Kota Palangka Raya.

Dari hasil penyusuran warung remang-remang dan sekitaran Jalan Mahir Mahar Tjilik Kriwut Km 10 sampai dengan arah  Kalampangan, Tim Penertiban berhasil menjaring 22 orang diantaranya yaitu  18 Wanita Tuna Susila (WTS), 3 Waria, dan 1 Orang Mucikari. 

Wanita Tuna Susila (WTS), Waria dan Mucikari tersebut diangkut dan dikumpulkan di rumah singgah Dinas Sosial Kota Palangkaraya yang bertempat di Jalan Poncowati, mereka didata dan diberikan pembinaan oleh para pekerja sosial serta anggota Tim lainnya agar tidak melakukan kegiatan prostitusi lagi. selain itu, para Wanita Tuna Susila (WTS) dan Waria yang terjaring diharuskan untuk melakukan tes urin. sebanyak 6 orang dinyatakan positif menggunakan NAPZA dan langsung diserahkan kepada BNN untuk ditindak lanjuti lebih lanjut, sedangkan 16 orang lainnya dipulangkan ke rumah masing-masing setelah pembinaan selesai dilaksanakan.

“Kegiatan ini  bertujuan untuk menimbulkan efek jera terhadap masyarakat yang masih melakukan kegiatan prostitusi, dan sebagai langkah awal pembinaan ,jika mereka masih terjaring dikemudian hari maka kami akan lebih tegas untuk memulangkan mereka ke daerah masing-masing”. kata Pak Subarnadi selaku Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial Dinas Sosial Kota Palangka Raya .

 

Tinggalkan Balasan