KEMAMPUAN PENGLIHATAN BERKURANG, BUE BAHAT BUTUH AKSES KE FASILITAS KESEHATAN

Palangka Raya, Senin (12/04/2021) Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Sosial Kota Palangka Raya melakukan Pelayanan Sosial Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yaitu kepada lanjut usia yang sebelumnya berprofesi sebagai pemulung dan sekarang tidak bekerja lagi karena memiliki gangguan pada indra penglihatannya. Pelayanan ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat melalui media cetak dan selanjutnya ditindak lanjuti oleh Dinas Sosial Kota Palangka Raya bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh petugas Panti Sosial Tresna Werdha Sinta Rangkang. Kegiatan awal yang dilakukan adalah kunjungan rumah (home visit), hal ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran awal permasalahan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) agar nantinya dapat melakukan tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan dan kondisi  PPKS tersebut. “ kami akan melakukan identifikasi awal serta asesmen kepada Bue dan Tambi agar bisa melakukan intervensi, untuk sekarang tindak lanjut yang dapat dipastikan adalah kami akan menghubungkan Bue ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan kesehatannya “ Ucap Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya melalui Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Ekha Raya E Dohong.

Kunjungan Rumah oleh Dinas Sosial

Berdasarkan identifikasi awal, Bue Bahat dan Tambi Duri sudah menerima bantuan dari pemerintah, mereka sudah terdaftar dalam BPJS yang ditanggung oleh Pemerintah (PBI-JKN) dan bantuan terdampak covid-19 yang disalurkan oleh Dinas Sosial Provinsi Kal-Teng sebesar Rp. 300.000 rupiah. “ Pemerintah sudah melakukan upaya untuk memberikan bantuan kepada Bue dan Tambi, salah satunya dengan memberikan akses kesehatan secara gratis melalui BPJS PBI, dan kemaren mereka sempat menerima bantuan terdampak covid-19. Namun karena Bue tidak bekerja lagi jadi mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Anak mereka pun tergolong keluarga tidak mampu jadi sulit untuk bertumpu kepada anak mereka “. Ungkap Nurul Pekerja Sosial yang melakukan identifikasi awal Bue Bahat dan Tambi Duri. ” Jika memang nantinya keputusan terbaik Bue dan Tambi dirujuk ke PSTW, pihak PSTW bersedia saja menerima beliau “. tambahnya

Tinggalkan Balasan