8 LKS KOTA PALANGKA RAYA SUDAH TERAKREDITASI

Untuk mengukur tingkat kelayakan dalam penyelenggaraan pelayanan sosial yang mengacu pada pelayanan standar minimal serta pertanggungjawaban kepada publik,  maka perlu akreditasi bagi setiap lembaga kesejahteraan sosial  melalui penilaian kualitas tingkat pelayanan dan kelayakan kepada penerima manfaat. Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial sendiri  merupakan kebijakan pemerintah dalam amanah Undang-undang  Kesejahteraan Sosial tahun 2009 yang dituangkan dalam Permensos nomor 17 tahun 2012.

Bertempat di Hotel Neo Palangka Raya dalam acara penutupan Bimbingan Teknis Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial pada Sabtu malam (6/4/2019) yang lalu,  sebanyak 12 Lembaga Kesejahteraan Sosial/Panti yang telah dilakukan penilaiannya pada bulan Nopember 2018 lalu menerima sertifikat akreditasi dari Kementerian Sosial RI yang diserahkan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Tim Penilai akreditasi terdiri dari Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota pembina.  Sementara penilaian akreditasi tahap kedua pada bulan Januari 2019 masih menunggu hasilnya.

Dari 12 LKS/Panti yang menerima sertifikat akreditasi, 8 diantaranya merupakan LKS/Panti binaan Dinas Sosial Kota Palangka Raya yaitu adalah Darul Amin akreditasi A, Ayah Bunda, Bina Sejahtera, Agape, dan Budi Mulya akreditasi B, serta Al-Mim, Darul Tazkiyah, dan Imanuel akreditasinya C. 

Penilaian akreditasi dilihat dari enam aspek yaitu program,  pelayanan, manajemen, SDM, prasarana, dan output outcome. ” Kita bersyukur saat ini sudah 14 LKS dari 26 LKS di Kota Palangka Raya yang telah dilakukan penilaian, 12 LKS pada penilaian tahap pertama dan 6 LKS pada tahap kedua. Dengan adanya akreditasi ini kita dapat mengukur kualitas pelayanan sosial dan menjadi support bagi LKS meningkatkan kualitasnya, dan dalam pengawasan juga lebih mudah bagi kami agar tidak terjadi mal praktek tentang layanan yang diberikan oleh LKS. Kami juga mendorong LKS lain agar dapat berbenah dan bisa  mengikuti akreditasi.” ungkap Dra. Erni Suciati Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial saat menghadiri acara sertifikat akreditasi. Lebih lanjut dia berharap agar LKS  di Kota Palangka Raya yang sudah terakreditasi dapat melakukan evaluasi internal dan perbaikan pelayanan sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan akreditasinya.

Tinggalkan Balasan