DINSOS DAMPINGI PELAKSANAAN ATENSI DARI BRSPDM BUDI LUHUR

Peratalan berternak ayam untuk KUBE PDM

Palangka Raya, Kamis (08/04/21) Petugas Dinas Sosial Kota Palangka Raya bersama pendamping disabilitas Kementrian Sosial RI turut ikut dalam layanan sosial ATENSI yang diselenggarakan oleh Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental Budi Luhur Banjarbaru, layanan sosial ATENSI ini disalurkan kepada 90 Penyandang Disabilitas Mental di 4 Kecamatan Kota Palangka Raya dan satu Lembaga Kesejahteraan Sosial yang didalamnya memang membina 24 orang Penyandang Disabilitas Mental, ” kami memang ikut terlibat sebagai pendamping dalam pemberian layanan sosial ATENSI dari BRSPDM Budi Luhur Banjarbaru kepada Penyandang Disabilitas Mental di Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sebangau dan Kecamatan Pahandut. Kegiatan layanan ini dilakukan selama dua hari yaitu sejak kemarin hari Rabu (07/04/2021), selain dikecamatan layanan ini di berikan kepada LKS Join Adulam Ministry yang membina Penyandang Disabilitas Mental terlantar ” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya melalui Kory Permata selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial.
Tujuan dari layanan ATENSI pada dasarnya adalah tercapainya keberfungsian sosial individu, keluarga, dan komunitas sasaran yaitu Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial. ” Salah satu tujuan dilaksanakannya layanan ATENSI di Kota Palangka Raya yaitu untuk meningkatkan kemandirian kewirausahaan para penyandang disabilitas mental dengan cara memberikan stimulan kewirausahaan  kepada PDM yang berada di masyarakat dan alat untuk pelatihan usaha seperti peralatan menjahit, peralatan kerajinan tangan, peralatan budidaya ikan lele yang diberikan di LKS JAM serta peralatan beternak ayam untuk 1 kelompok KUBE PDM yang baru dibentuk di Kelurahan Habaring Hurung. Layanan sosial tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan para Penyandang Disabilitas Mental, sehingga diharapkan nantinya mereka dapat mencapai keberfungsian sosial yang menjadi tujuan utama layanan ATENSI itu sendiri” ungkap Muhdi Ketua Tim Pelaksana Layanan  ATENSI Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental Budi Luhur.
Jika kita melihat dari Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2020, ATENSI merupakan singkatan dari Asistensi Rehabilitasi Sosial yaitu layanan rehabilitasi sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas dan/atau residensial melalui kegiatan dukungan pemenuhan kehidupan yang layak, perawatan sosial dan/atau pengasuhan anak, dukungan keluarga , terapi fisik, terapi psikososial, terapi mental spiritual, pelatihan vokasional, pembinaan kewirausahaan, bantuan sosial dan asistensi serta dukungan aksesibilitas. Wianditha menjelaskan sekilas tentang ATENSI  ” Layanan ATENSI yang kami laksanakan di Palangka Raya menggunakan pendekatan berbasis komunitas dimana pemberian layanan menyasar Penyandang Disabilitas Mental yang ada di masyarakat dan Penyandang Disabilitas Mental di dalam LKS dalam bentuk peningkatan kemandirian berwirausaha. kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil asesmen yang telah kami lakukan sebelumnya ” ungkap nya selaku Pekerja Sosial yang ikut dalam tim layanan ATENSI di Kota Palangka Raya.
” Pelaksanaan layanan ATENSi ini berjalan lancar namun masih belum bisa menjangkau semua Penyandang Disabilitas Mental yang ada di masyarakat dan LKS sehingga diharapkan nantinya akan ada penambahan target sasaran ATENSI agar seluruh Penyandang Disabilitas Mental dapat merasakan manfaat dari layanan ini ” tambahnya.

Tinggalkan Balasan