DINSOS KOTA PALANGKA RAYA GELAR BIMTEK BAGI PENERIMA BANSOS KUBE

Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu caranya ialah dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) beranggotakan keluarga miskin untuk melaksanakan usaha bersama secara berkelompok bertujuan meningkatkan pendapat dengan pemberian modal usaha. 

Agar anggota KUBE bisa mengelola bantuan yang diberikan, Dinas Sosial Kota Palangka Raya jumat (8/11/2019) menyelenggarakan bimbingan teknis bagi pengurus KUBE di ruang rapat Peteng Karuhei II.  Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya dan dihadiri pula oleh Bappeda Kota Palangka Raya, jajaran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah,  Lurah wilayah KUBE penerima bantuan, Pendamping KUBE dan TKSK.  Sedangkan narasumber adalah Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Kemeterian Sosial Republik Indonesia

“Kota Palangka Raya pada tahun 2018 yang lalu telah menerima bantuan untuk 50 KUBE. Dan tahun 2019  ini ada 30 KUBE yang diusulkan akan segera mendapatkan bantuan modal untuk pengembangan usahanya. Setiap satu kelompok terdiri dari sepuluh kepala Keluarga (KK) adan akan menerima bantuan sebesar Rp 20 juta per kelompok,” ujar H. Akhmad Fauliansyah, SH saat menyampaikan laporan di hadapan peserta Bimbingan Teknis.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Dra. Hera Nugrahayu dalam membacakan sambutan Walikota Palangka Raya menyatakan rasa terima kasih kepada  Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Kementerian Sosial Republik Indonesia atas bantuan sosial yang diberikan kepada penerima manfaat wilayah Kota Palangka Raya. ” bantuan yang diterima Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tersebut harus digunakan sebaik-baiknya karena jika bantuan yang diterima tidak digunakan secara baik maka kedepan KUBE tersebut tidak akan menerimanya lagi. Kemudian bagi Kota Palangka Raya akan menjadi kebanggaan tersendiri bila nantinya penerima manfaat menjadi keluarga mandiri dan sejahtera sehingga keluar dari lingkaran angka kemiskinan” ungkapnya lebih lanjut.

Dalam acara bimbingan teknis tersebut, Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Kementerian Sosial Republik Indonesia mengajak peserta berdialog aktif terkait permasalahan yang dihadapi dilapangan. ” nantinya dalam pelaksanaan di lapangan, Pendamping dan TKSK yang akan membimbing anggota dalam pengelolaan usahanya” jelasnya.

Setelah acara bimbingan teknis selesai, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama rombongan ke salah satu penerima bantuan KUBE yang berhasil mengelola bantuan dengan usaha budidaya ikan Tampahas di Kelurahan Bereng Bengkel.

Tinggalkan Balasan