KOORDINASI LINTAS SEKTOR PADA TEMU BAHAS II PPKS SAIDAH

 

Pada Rabu 16 September 2020, Dinas Sosial Kota Palangka Raya menyelenggarakan temu bahas II dalam penanganan PPKS Saidah. Sebelumnya, Temu Bahas I juga telah diselenggarakan pada  30 Juli 2020 namun belum menemui titik terang sehingga perlu adanya diskusi mengenai penanganan PPKS Saidah. Temu bahas II di buka oleh Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya dengan menyampaikan masalah yang akan dibahas mengenai penyandang disabilitas fisik berat a.n. Saidah terlantar dikarenakan ibunya kembali di tahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Palangka Raya sejak tanggal 10 September 2020 untuk menjalani pemeriksaan lanjutan atas proses hukum yang saat ini dijalani yang bersangkutan. Hal tersebut menyebabkan Saidah mengalami ketelantaran karena tidak ada yang merawat dan menjaga yang bersangkutan. Adapun saat ini Saidah dalam perawatan Solidaritas Perempuan sejak tanggal 11 September 2020. Tujuan dari temu bahas yaitu peserta dapat memberikan saran dan pertimbangan sesuai dengan tupoksi SOPD masing-masing sehingga tercapainya sebuah kesepakatan.

Temu bahas dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya. Peserta temu bahas berasal dari perwakilan beberapa SOPD terkait dalam penanganan PPKS yakni Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan, DPPKBP3APM Kota Palangka Raya, Lurah Menteng, serta Solidaritas Perempuan.

Setiap perwakilan SOPD yang hadir pada temu bahas, menyampaikan saran dan pendapat terkait penanganan Saidah. Mengutip pendapat Pihak Solidaritas perempuan, pihaknya bersedia merawat Saidah sementara sampai dengan adanya keputusan Dinas  Sosial mengenai penanganan Saidah dan ada yang bersedia merawat Saidah 24 jam. Pihaknya juga membutuhkan surat tertulis dari Pihak Dinas Sosial Kota Palangka Raya perihal penitipan sementara adanya serta mengharapkan kerjasama dan dukungan dari seluruh peserta temu bahas yang hadir (mewakili instansi masing-masing).

Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palangka Raya menyatakan akan berkontribusi menyurati Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Tengah agar menyediakan tenaga psikolog dalam penanganan Saidah. Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah belum memiliki panti khusus disabilitas seperti yang dialami oleh Saidah. Belum memiliki panti khusus disabilitas merupakan salah satu PR, baik panti khusus disabilitas yang mampu diberdayakan maupun bagi disabilitas berat. Pihaknya hanya memiliki panti werdha (jompo).

Pihak Dinas Kesehatan bersedia berkontribusi melalui Tenaga Kesehatan (dokter/perawat) yang ada di Puskesmas untuk mengunjungi Saidah. Pihak Kelurahan Menteng siap membantu terkait administrasi yang dibutuhkan (contohnya surat domisili yang pernah dimohonkan oleh Pihak Dinas Sosial) dan menyatakan siap bekerjasama apapun bentuknya untuk penanganan Saidah.

Pada temu bahas ini, Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya memberikan kebijakan khusus agar “Rumah Singgah Sehati” dapat ditempati oleh Saidah namun membutuhkan waktu untuk mempersiapkan berbagai hal. Selain itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya akan melaporkan kondisi Saidah kepada Walikota Palangka Raya. Untuk itu, agar pihak Solidaritas Perempuan masih bersedia merawat Saidah sampai dengan tercapainya kesiapan tersebut. Dinas Sosial Kota Palangka Raya sepakat untuk membuat jadwal kunjungan,  menerbitkan surat permohonan Fisioterapi kepada RSUD Doris Sylvanus, menerbitkan surat penitipan sementara kepada Pihak Solidaritas Perempuan, serta konsultasi kepada Walikota Palangka Raya

Tinggalkan Balasan