KUNJUNGAN KERJA KOMISI I DPRD KABUPATEN TAPIN FOKUS KE KUBE

Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya Nyta Bianyta Rezza, S.Sos didampingi Bidang Penanganan Fakir Miskin menerima kunjungan kerja dari Komisi I DPRD Kabupaten Tapin pada Kamis (17/9/2020). Rombongan yang terdiri dari 8 orang tiba di Dinas Sosial Kota Palangka Raya pada jam 10.00 WIB, dengan maksud ingin sharing langkah langkah penanganan dampak dari pandemi covid19.

Dalam paparannya Nyta menjelaskan bahwa  Dinas Sosial berkoordinasi penuh dengan  pihak kelurahan terkait verifikasi dan validasi data warga yang terdampak covid 19 baik yang dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non DTKS untuk diusulkan sebagai penerima bantuan sosial. Bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahap I telah selesai disalurkan,  dan saat ini dalam persiapan penyaluran BST Provinsi Kalimantan Tengah Tahap ke 2. BST Provinsi Kalimantan Tengah Tahap I berupa uang tunai dengan nilai Rp. 500.000,00 per keluarga dan pada tahap 2 berupa sembako.

Peran Sistem Layanan Rujukan Terpadu untuk menjangkau warga tidak mampu juga ditingkatkan melalui fasilitator disetiap  kelurahan. Lebih lanjut dikatakannya kondisi pandemi selain menurunkan kemampuan ekonomi juga menciptakan rumah tangga miskin yang baru,  sehingga untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat tidak mampu, pihak dinsos terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada KUBE yang sudah ada, dan mengusulkan bantuan modal stimulan bagi KUBE bentukan baru ke Kementerian Sosial RI dan APBD untuk tahun 2020 dan 2021.

Pihak Komisi I DPRD pun menggali lebih jauh informasi tentang KUBE sebagai pendorong perekonomian masyarakat.  “kami ingin mengetahui bagaimana sistem pengelolaan modal dan usaha oleh Kelompok agar kami bisa menjadikan perbandingan di daerah kami” ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tapin. “Kube di Kota Palangka Raya rata-rata memilih jenis usaha dengan memanfaatkan kearifan dan budaya lokal, sehingga dalam kondisi seperti ini usaha mereka tetap jalan. Bantuan modal disalurkan ke rekening masing-masing kelompok, jenis usaha juga ditentukan berdasarkan musyawarah kelompok, dan kemudian untungnya juga dikelola kelompok” ujar Nyta menjelaskan.

Pilihan jenis usaha yang saat ini paling dominan dijalankan Kube adalah ikan karamba pada daerah aliran sungai dan usaha persewaan tenda dan alat katering pada kelurahan padat penduduk.

Tinggalkan Balasan