LIMA KUBE BERENG BENGKEL TERIMA BANTUAN MODAL USAHA

Setelah melalui berbagai tahapan pengusulan, lima Kelompok Usaha Bersama (Kube) dari Kelurahan Bereng Bengkel diwakili oleh Ketua dan bendahara kelompok menerima bantuan stimulan untuk penguatan modal usaha kelompok melalui Bank Mandiri di Jalan RTA Milono selasa (20/10/2020). Pencairan bantuan didampingi oleh Petugas Dinas Sosial Kota Palangka Raya Kasi Bantuan Stimulan Rima Fitriani, Nur Lathifah Penyuluh Sosial, petugas pendamping Kube Fatrae Leussa, serta petugas bidang Penanganan Fakir Miskin lainnya. Masing-masing kelompok mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp. 20.000.000,00 melalui rekening kelompok yang akan dibelanjakan sesuai dengan RAB yang telah disusun. Adapun Kube Kelurahan Bereng Bengkel  tersebut adalah kube Wannurussudur Berkah (usaha pembesaran ikan Papuyu), kube Baung Sejahtera (usaha pembesaran ikan Baung), kube Lauk Barega dan Kube Sapakat Bersama yang bergerak di usaha pembesaran ikan Nila, serta KUBE Kreatif Maju yang bergerak di usaha berjualan sembako juga direncanakan menjadi agen e-warong BPNT di wilayah Bereng Bengkel agar KPM BPNT dan PKH yang di Kelurahan Bereng Bengkel tidak jauh mengambil bantuan.

 “Kube 2018 dan 2019  di wilayah Bereng Bengkel sukses dan bahkan KUBE Bereng Bengkel Sejahtera tahun 2019 yang lalu mendapatkan lagi bantuan modal pengembangan usaha dari Pemerintah Provisi Kalimantan Tengah. Kube bentukan tahun ini pun kami optimis bisa berhasil,  karena seperti kube yang sudah ada mereka jeli melihat peluang usaha yang memanfaatkan kearifan dan budaya lokal. Rencananya Kelurahan Bereng Bengkel akan kami jadikan percontohan Kube perikanan” jelas Rima.

Program Kube sendiri merupakan komitmen dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam upaya mengentaskan kemiskinan  yang bertujuan agar masyarakat miskin yang tergabung dalam Kube memiliki usaha mandiri dan tidak lagi bergantung kepada pemberian bantuan. “Bantuan sosial untuk warga miskin ada yang diberikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar  agar dapat mengurangi beban hidup sehari-hari seperti BPNT dan PKH, tetapi ada juga dalam bentuk bantuan stimulan seperti bantuan modal usaha Kube.  Karena kalau cuma diberikan bantuan kebutuhan dasar,  tingkat kemandirian akan lambat, sehingga dengan konsep Kube mereka  bisa percaya diri dalam berusaha dan mandiri.” kata Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya Nyta Bianyta Rezza saat ditemui.

Selanjutnya tahap berikutnya tanggal 27 Oktober mendatang  tiga kube Kelurahan Pahandut  dan dua Kube kelurahan Pahandut Seberang yang akan melakukan pencairan.

Tinggalkan Balasan