PELAYANAN SOSIAL ORANG GANGGUAN KEJIWAAN

Tidak mudah memang, bekerja di Dinas Sosial yang berhadapan dengan bermacam persoalan sosial di masyarakat mungkin bukanlah pilihan yang diinginkan seorang PNS. Seperti yang terjadi dalam sebulan terakhir ini, Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas disibukkan dengan pelayanan estafet dari satu klien ke klien lain yang menderita gangguan kejiwaan dan dalam kondisi tidak mampu. Laporan masyarakat terhadap orang dengan gangguan kejiwaan yang berkeliaran di jalan-jalan dan meresahkan masyarakat datang silih berganti, petugaspun hampir kewalahan.

Namun bersyukurlah ternyata pekerja sosial dan tim selalu semangat melakukan pelayanan. Klien eks. ODGJ Dinsos yang telah diberikan pelatihan ternyata kambuh lagi, karena ketidakmampuan keluarga merawatnya, sehingga terpaksa kembali dirujuk rawat jalan ke RSJ Kalawa Atei dengan pendampingan dari Dinas Sosial. Lain lagi dengan klien yang satunya telah dinyatakan sembuh pula oleh RSJ Kalawa Atei, ketika mau dipulangkan klien tidak punya rumah sementara ibunya saat ini pun ikut keluarga orang lain. Untunglah ada warga yang mau menampung dan mempekerjakannya, dan ini pun masih dalam pantauan Dinsos karena jadwal rawat jalan nya yang masih terus berlanjut.

Baru saja selesai penanganan klien klien tersebut, Dinsos kembali menerima laporan orang gangguan kejiwaan yang meresahkan di Pasar Besar Palangka Raya serta di Taman Pasuk Kameluh, setelah ditelusuri juga ternyata berasal dari keluarga yang tidak mampu, dan akhirnya juga diurus dan diantar ke RSJ Kalawa Atei.

Tugas pelayanan sosial memang betul betul membutuhkan kesabaran dan jiwa sosial yang tinggi, dalam proses pelayanan kadang memerlukan waktu yang lama serta koordinasi banyak pihak terkait. Tetap semangat ya untuk selalu bermanfaat bagi orang lain…

Tinggalkan Balasan