PENUH LUKA, ODGJ TERLANTAR DIANTAR KE RUMAH SAKIT

Kembali Dinas Sosial Kota Palangka Raya mendapatkan laporan tentang adanya orang dengan gangguan kejiwaan  pagi tadi (2/4/2019) di wilayah kelurahan Pahandut.  Menurut informasi yang didapat petugas, orang yang dilaporkan ini masih mempunyai saudara yang terbilang cukup mampu, namun sudah tidak sanggup lagi mengurusinya. Diketahui yang bersangkutan memang mempunyai riwayat ganguan kejiwaan sejak lama bahkan sudah menjalani perawatan sampai ke RS Sambang Lihum sampai 2 tahun lamanya. Setelah dinyatakan sembuh,  sempat berumah tangga dan saudaranya pun memberikan modal usaha, tetapi selama kurun waktu tersebut dia tidak mau meneruskan pengobatan rawat jalan dan obat yang diberikan tidak pernah diminum, sehingga kambuh lagi, rumah tangganya berantakan dan hidupnya tidak terurus.

Saat ditemukan petugas, ODGJ tersebut berada disalah satu barak dalam kondisi tengkurap, tidak bisa bergerak dan kritis, pada bagian muka penuh luka yang sudah mulai membengkak. Melihat kondisi klien tersebut, petugas melakukan koordinasi dengan pihak RSUD untuk kemudian dievakuasi dan diberikan perawatan medis. Menurut pihak rumah sakit, luka lebam yang ada di bagian tubuh klien disebabkan karena terlalu lama dalam keadaan tengkurap.

Setelah dilakukan tindakan medis di IGD, pihak rumah sakit meminta agar salah satu keluarganya bisa mendampingi pasien, dan saat ini petugas Dinas Sosial pun berusaha menghubungi keluarganya.

Yang perlu dipahami adalah pemerintah memang berkewajiban mengurus orang terlantar dari segi jaminan kesehatan dan jaminan sosial lainnya sesuai aturan yang berlaku, tetapi  memberikan perhatian, pendampingan dan kepedulian merupakan tanggung jawab dan kewajiban keluarga terdekat.

Tinggalkan Balasan