RAJINI SUDAH DIPERBOLEHKAN PULANG DARI RUMAH SAKIT

Rijani duduk dikasur rumah sakit dan nampak sehat

Palangka Raya, Selasa (25/08/2020) Dinas Sosial mendapat gambar gembira dari Rajini (16 th) yang kondisinya berangsur-angsur membaik setelah 17 hari mendapat perawatan intensif di RS Doris Sylvanus. Rajini sudah diperbolehkan oleh dokter untuk pulang ke rumah dan mendapatkan perawatan lanjutan dari keluarga, “ iya benar, hari ini kami mendampingi adek Jini untuk pulang ke rumah, kondisinya sudah terlihat banyak kemajuan, badannya terlihat lebih berisi dan luka ditangannya membaik” ujar Nurul pekerja sosial yang ikut menangani Jini.

Sebelumnya, pada Minggu (9/08/2020) petugas Dinas Sosial mendapatkan laporan dari fasilitator Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Kelurahan Pahandut bahwa terdapat anak yang mengalami disabilitas ganda  dalam kondisi yang memprihatinkan di Jl Murjani. Pada saat ditemui dikediamannya pada minggu sore, Rajini memang dalam kondisi mal nutrisi berat dan gangguan tumbuh kembang sehingga harus secepatnya di rujuk ke rumah sakit “tadi kami respon bersama Dinas Kesehatan, fasilitator SLRT dan petugas kelurahan setempat, badan adek Jini kurus sekali karena tidak mau makan semenjak 4 bulan lalu setelah ayahnya meninggal dunia, cuman mau minum susu. Selama ini ketakutan untuk berobat selain itu adek Jini pun mengalami gangguan dengan tumbuh kembangnya sampai sekarang masih belum bisa mengucapkan kata-kata”. Ujar Ekha Raya Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia yang turut melakukan evakuasi terhadap Rajini ke RS Doris Sylvanus.

Keluarga Rajini tergolong keluarga yang berstatus menengah ke bawah, Rajini merupakan anak pertama dari 5 bersaudara dan ibunya hanya seorang pengupas bawang yang hasilnya pas-pasan. Rencananya setelah Rajini pulang ke rumah akan dilakukan perawatan lanjutan untuk menangani kondisi kejiwaan dan tumbuh kembangnya, serta aksesibilitas terhadap pendidikan. Selain itu, edukasi terkait pola pengasuhan keluarga pun sangat penting diberikan kepada keluarga agar dapat melakukan pengasuhan yang lebih baik sesuai dengan kondisi Jini saat ini.

Tinggalkan Balasan