RAPAT TERKAIT TAMBAHAN BANTUAN BERAS 10 KG BAGI PENERIMA PKH DAN BST

Rapat koordinasi Dinas Sosial Kota Palangka Raya bersama Bulog Divisi Regional Kalimantan Tengah terkait persiapan bantuan sosial beras10 kg di Aula Dinas Sosial Kota Palangka Raya

 

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza, S.Sos menerangkan, pemerintah kota Palangka Raya juga bakal menambah bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19 dalam bentuk beras sebanyak 10 kg bagi penerima PKH dan BST.
“Ini diberikan kepada 7.955 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di mana 3.171 ribu merupakan penerima program keluarga harapan (PKH) dan 4.784 ribu penerima bantuan social tunai (BST). Kegiatan ini akan disalurkan melalui Perum Bulog,” ujar Nyta dalam kegiatan rapat koordinasi, Selasa (13/7/2021).

Adanya penambahan bantuan beras ini adalah bentuk perhatian pemerintah khususnya Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membantu kehidupan ekonomi masyarakat terutama bagi daerah yang menerapkan PPKM darurat seperti Kota Palangka Raya. Pada kesempatan yang sama juga di bahas mengenai kesiapan Bulog selaku penyalur dan data by name by adress (BNBA) KPM BST yang fix. (Nur)

5 comments

  1. daerah palangkaraya kapan pkh nya di cairkan ?

    • Dinas Sosial Kota Palangka Raya

      Terima kasih sudah berkunjung ke website kami
      Silahkan hubungi pendamping PKH

    • Dinas Sosial Kota Palangka Raya

      terimakasih telah mengunjungi website Dinas Sosial Kota palangka raya. untuk update pencairan dana PKH silakan hubungi pendamping masing-masing.

  2. PKH itu berdasarkan apa? Mengapa keluarga kami yang tidak mampu, tidak mendapat respon atau bantuan sama sekali dari pemerintah, sedangkan tetangga saya yang notabe nya semuaerba kecukupan, rumah pun juga sangat besar malah mendapatkan bantuan, tolong pemerintah lebih teliti lagi, kasian ni kami rakyat kecil yang memang benar-benar membutuhkan,
    Terima kasih

    • Dinas Sosial Kota Palangka Raya

      Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan adalah masyarakat yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai keluarga miskin, Penerima manfaat akan dipilih oleh Kementrian Sosial RI sesuai kriteria yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Sosial RI sendiri yaitu:

      Kriteria komponen kesehatan

      – Ibu hamil, maksimal dua kali kehamilan.

      – Anak usia 0 sampai dengan 6 tahun, maksimal dua anak.

      Kriteria komponen pendidikan

      – Anak Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau sederajat.

      – Anak Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (Mts) atau sederajat.

      – Anak Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah atau sederajat.

      – Anak usia 6 s/d 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

      Kriteria komponen kesejahteraan sosial

      – Lanjut usia mulai 60 tahun ke atas, maksimal 1 orang dan berada dalam keluarga.

      – Penyandang disabilitas diutamakan penyandang disabilitas berat, maksimal 1 orang dan berada dalam keluarga

Leave a Reply to Indah Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*