RUMAH SINGGAH SARANA VITAL PELAYANAN PMKS

Akhir akhir ini terjadi kecenderungan peningkatan laporan permasalahan sosial ke Dinas Sosial Kota Palangka Raya, permasalahan tersebut sangat beragam dan kompleks, salah satunya adalah masalah orang terlantar. Tentunya hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat urbanisasi di Kota Palangka Raya sehingga perkembangan penduduk Kota Palangka Raya semakin pesat. Berdasarkan kondisi tersebut, maka tidak dapat  dipungkiri keberadaan rumah singgah pada Dinas Sosial Kota Palangka Raya merupakan sarana vital sebagai tempat pelayanan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Selama ini rumah singgah yang ada memanfaatkan bangunan Loka Bina Karya berbagi tempat dengan pembinaan penyandang disabilitas dan pos Tagana. Sarana yang dimiliki pun sangat minim dan jauh dari standar pelayanan. Merespon hal tersebut, Rabu (3/7/2019) Wakil Walikota Palangka Raya dan Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya berkesempatan menengok kondisi rumah singgah yang selama ini menjadi kendala dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). “Kami sudah berupaya maksimal memanfaatkan anggaran yang tersedia untuk rumah singgah, tetapi ada banyak kegiatan wajib dan dasar merupakan program nasional yang juga memerlukan biaya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Verivali data, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan tahun ini ada kegiatan penutupan lokalisasi, sementara anggaran terbatas. Tahun 2018 lalu kamar mandi dan WC sudah dibangun, sedangkan tahun ini kami bisa menyediakan kasur, kipas angin, dan perlengkapan lainnya” jelas H. Akhmad Fauliansyah, SH Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya saat kunjungan tersebut. 

Setelah berkunjung dan melihat situasi kondisi yang ada di rumah singgah, Wakil Walikota Palangka Raya dan Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya mendukung penuh pelayanan di rumah singgah tersebut. “kami mendukung penuh pelayanan di rumah singgah, sementara ini maksimalkan fasilitas yang ada dulu, petugas diharapkan untuk mencatat semua kasus yang ditangani di rumah singgah dan administrasi lainnya sebagai bahan laporan. Dalam anggaran perubahan 2019 ini, salah satu prioritas pengalokasian anggaran ditujukan pada penambahan fasilitas rumah singgah. Selain APBD juga menggiatkan CSR dri lembaga dan dunia usaha serta perbankan”. tambah Hera Nugrahayu selaku Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya . 

Tinggalkan Balasan