SEMBUH, EKS. ODGJ DIANTAR PULANG

Dua orang klien Dinas Sosial Kota Palangka Raya yang beberapa waktu lalu menjalani rawat inap di RSJ Kalawa Atei telah dinyatakan sembuh dan bisa menjalani rawat jalan. Sebelumnya mereka mengidap gangguan kejiwaan berasal dari keluarga tidak mampu dan meresahkan warga sekitarnya saat kambuh penyakitnya. 

Selama perawatan di RSJ Kalawa Atei, keluarga klien  berkeinginan klien tidak lagi dikembalikan ke mereka. Petugas Dinas Sosial telah melakukan pendekatan dan bimbingan psikososial bagi keluarganya agar nantinya jika klien telah selesai menjalani perawatan dapat diterima kembali.  Tetapi hingga saat RSJ Kalawa Atei meminta penjemputan, pihak keluarga sempat bersikeras tidak mau lagi menerima  dengan alasan mengganggu ketentraman  warga sekitar. 

Memang, orang yang pernah mengidap gangguan kejiwaan biasanya harus meminum obat secara rutin dan terus menerus , perlu ketelatenan dan kesabaran dari keluarga dan orang terdekatnya untuk mendisiplinkan minum obat.  Jika tidak disiplin dalam perawatan, gangguan jiwanya bisa kambuh lagi seperti salah satu dari klien tersebut, sudah berkali-kali ditangani Dinas Sosial Kota Palangka Raya, sampai difasilitasi pengambilan obat rutin setiap bulannya ke Kalawa Atei, bahkan sempat diberikan pelatihan keterampilan di Banjarbaru.  Namun semua kembali lagi kepada keluarga dan orang terdekatnya.

Sebelum pemulangan,  petugas Dinas Sosial Kota Palangka Raya  mendatangi pihak keluarga dan meminta keluarga bisa menerima kepulangannya untuk berkumpul bersama mereka. Dengan berbagai penjelasan bahwa gangguan kejiwaan bisa disembuhkan asal rutin minum obat, pengobatannya ditanggung pemerintah serta difasilitasi pengambilan obatnya sampai pada akibat penelantaran yang berimbas hukum akhirnya keluarga bersedia. Dan kemaren pagi (4/4/2019) pihak Dinas Sosial Kota Palangka Raya  melakukan penjemputan kedua klien  dan mengantarnya ke keluarga masing-masing.

“Memang betul, Pemerintah berkewajiban menangani warga yang tidak mampu,  tetapi bukan pengasuhannya secara keseluruhan, kecuali untuk yang betul-betul tidak mempunyai keluarga. Kita (dinsos) hadir saat mereka tidak bisa berobat lalu ditanggung jaminan kesehatannya,  dibantu kebutuhan hidupnya jika tidak mampu” jelas Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya. Menurutnya lagi kasih sayang dan perhatian dari keluarga itu lebih penting, karena itu ia berharap mindset masyarakat bahwa semua masalah harus ditangani Dinas Sosial bisa berubah.(dinsos, 5/4/2019)

Tinggalkan Balasan