VALIDASI HASIL SELEKSI PENDAMPING KUBE

Sebagai tindaklanjut dari rencana penyaluran bantuan modal usaha ekonomi produktif untuk 50 KUBE di Kota Palangka Raya dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, hari ini dilakukan pertemuan antara perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Sosial Kota Palangka Raya dan 5 orang Pendamping KUBE terpilih. Sebelumnya telah diseleksi Pendamping KUBE untuk masing-masing mendampingi 10 unit KUBE dalam pelaksanaan kegiatan maupun administrasi kepengurusannya yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya dan diusulkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pertemuan bertempat di Dinas Sosial Kota Palangka Raya tersebut bertujuan untuk memastikan komitmen dari pendamping membantu KUBE dalam mengelola bantuan sosial  KUBE, serta kesanggupan membuat laporan perkembangan kegiatan pendampingan sosial KUBE maupun perkembangan kemajuan KUBE setiap bulan.

Dikatakan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, bahwa keberhasilan KUBE sangat tergantung dari kemampuan pendamping membimbing anggota,  hal tersebut dikarenakan spesifikasi dari anggota KUBE yang berlatar belakang keluarga fakir miskin dengan faktor kemauan, pendidikan dan  keterampilan yang kurang memadai, pendamping harus bisa mengarahkan dan mendampingi mereka serta membangun jejaring kerja dengan pihak-pihak terkait dilingkungannya untuk kepentingan kemajuan KUBE. Pendamping KUBE juga diminta tegas dan sesuai aturan yang berlaku dalam penggunaan bantuan sosial serta pertanggungjawabannya.

Pihak Kementerian Sosial Republik Indonesia menyerahkan sepenuhnya keputusan hasil validasi pendamping kepada Dinas Sosial Kota Palangka Raya selaku penanggung jawab teknis pelaksana penyaluran bantuan. Namun diingatkan pula bahwa konsekuensi dari penyaluran bantuan sosial sekecil apapun harus dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku dan pada saat tertentu tidak akan bisa menghindar dari audit. Karenanya pihak Dinas Sosial Kota Palangka Raya diminta untuk selalu melakukan pengawasan secara menyeluruh dan berkala.

Disaksikan oleh seluruh peserta pertemuan, satu per satu Pendamping divalidasi dari mulai pengetahuan tentang KUBE, pengenalan wilayah kerja, pihak-pihak terkait dan anggota KUBE dampingannya, pengetahuan teknis tentang jenis usaha yang akan dijalankan, serta kesanggupannya menghadapi kemungkinan kendala yang muncul. Pada akhirnya para pendamping diminta menandatangani perjanjian yang memuat komitmen mereka dalam melaksanakan pendampingan KUBE.

Tinggalkan Balasan